Pak Tani

Sumber gambar: faperta.unsoed.ac.id


Pak Tani


Pak Tani, riwayatmu kini

Dimiskinkan oleh mereka yang berdasi

Dikalahkan oleh produk luar negeri

Modal dimahalkan, hasil dijatuhkan

Apa mungkin Indonesia kini bukan negeri agraria lagi?

Kemana lumbung padi kami?

Kesejahteraan semu

Keadilan palsu

Harapan angin lalu


Pak Tani, riwayatmu kini

Para generasi enggan mewarisi profesi

Ditinggalkan, terasingkan

Samar terdengar lagi "cita-citaku menjadi petani"


Pak Tani, riwayatmu kini

Sawahmu mengeras

Kringatmu terkuras

Padimu layu

Nasibmu tak menentu


Pak Tani, riwayatmu kini.....


Purbalingga, 29 Maret 2021

Continue reading Pak Tani

Salam Hangat Untuk Desaku dan Segala Kenangan Manis Pemanggil Rindu

Sumber gambar: unsplash.com


Teruntuk gerimis teman menulisku, aku ingin menceritakan sebuah kisah padamu. Tentang seorang gadis dengan segala resah di hatinya. Menyimpan sebuah ragu akan jalan yang ditempuhnya. Gadis itu adalah aku, yang kini tengah dirundung pilu. Hanya bisa menuliskan curahan hati pada sebuah buku. Lembar demi lembar ku tuliskan sebuah cerita tentang kerasnya hidup di kota, tentang perjuangan meraih cita-cita. Tak lupa ku tulis sebait doa untuk jiwa-jiwa yang begitu setia mengorbankan segalanya “Ayah, Ibu, aku berdoa semoga kalian baik-baik saja, selalu dalam lindungan Yang Maha Kuasa, dilancarkan segala urusan dan selalu diberi kesehatan.”

Di dalam bilik sempit ini aku mengukir rindu, rinduku pada bocah cilik bermata sendu, rinduku pada hangat peluk Ayah dan Ibu, rinduku pada kokok ayam di pagi hari, rinduku untuk kembali. Telah ku torehkan begitu banyak kenangan, telah ku rangkai dengan indah sebuah cerita, telah ku jatuhkan hatiku pada kampung halamanku. Desa yang asri dengan udara sejuk dan ramah penduduk. Desa kecil yang mengajariku banyak hal akan arti persahabatan, persaudaraan, dan makna sebuah kehidupan.

Desaku, sejauh mata memandang selalu datang gambar-gambar samar dalam ingatan. Saksi bisu perjuangan gadis cilik yang mencoba membawa mimpi-mipinya terbang, dan benar saja sebuah mimpi membawaku berlari ke kota ini. Terasingkan dan kesepian. Hanya sebuah tekad sebagai teman. Entah berapa banyak air mata yang telah ku titihkan, demi sebuah cerita indah di hari kepulangan. Aku menyadari banyak harapan yang menantiku di sana. Ada yang tak berhenti berjuang dan berdoa. Dalam malam-malam sunyi ia bersimpuh memohon yang terbaik untuk anak gadisnya. Andai ku bisa ingin ku percepat perputaran waktu. Tak ingin aku melewati masa ini. Tapi aku sadar, sukses adalah sebuah proses panjang dengan tak sedikit perjuangan, jadi aku harus menerimanya dengan hati yang lapang.

Kota memang menawarkanku begitu banyak kemudahan, memberiku begitu banyak pengalaman. Mengenalkanku pada sebuah kata, yaitu kemewahan. Meski demikian, hatiku tak pernah pergi dari kampung halaman. Di sana menyimpan sejuta kenangan. Aku ingin pulang, menyapa kembali mentari jingga menjelang petang dan menikmati gerimis dengan tenang. Menjadi anak desa bukanlah suatu kehinaan tapi justru sebuah hadiah indah yang Tuhan berikan. Dengan segala keindahan alam yang menawan, menjadikannya tempat yang begitu nyaman. Sungai, sawah dan ladang sebagai teman sepanjang perjalanan. Setiap sudutnya memberiku begitu banyak pelajaran, mengajariku arti kesederhanaan dan kesahajaan.

Bukan aku tak menyukai kota, hanya saja aku sudah terlanjur jatuh hati pada desa. Ku kirimkan salam terhangat untuk desaku yang ku rindukan, tunggulah daku pulang membawa sebuah kesuksesan.

"Karena rindu bekerja dalam diam, ketika turun hujan, ketika senja datang, dan ketika mata ini hendak terpejam. Biarlah rindu ini menemani setiap doa dan harapan yang ku panjatkan. Hanya satu inginku, aku ingin pulang."



Ditulis Agustus 2017 di  kamar kos ukuran 3x3 m Wisma Annisa 🤭

Pernah dipublikasikan di https://www.hipwee.com/narasi/salam-hangat-untuk-desaku-dan-segala-kenangan-manis-pemanggil-rindu/


Continue reading Salam Hangat Untuk Desaku dan Segala Kenangan Manis Pemanggil Rindu

"Puisi Malam Kamis"

Foto diambil di alun-alun selatan Yogyakarta, sore hari menjelang adzan maghrib


Kala itu seusai hujan gerimis,

Kujumpai sesosok gadis tersenyum tipis,

Ia adalah sahabatku, seseorang dengan pribadi humoris,

Namun agaknya ia tengah menangis,

Ah,

Kurangkul dan kuajaknya menikmati senja yang begitu romantis,

Semoga kau terhibur duhai gadis manis,

Dan jadilah ini 'puisi malam Kamis'.


Yogyakarta, 11 Januari 2017



Continue reading "Puisi Malam Kamis"

"Seperti Lampu Taman yang Dikerubungi Laron"

Sumber gambar: indozone.id

 Seperti Lampu Taman yang Dikerubungi Laron

Aku sedang tidak berada di persimpangan jalan,

ujung jalan,

sudut kota,

ataupun batas kota

Aku sedang tidak berada diujung malam,

ujung senja

ataupun dipenghujung hari

Aku berada pada kenyataanku

Aku berada pada keadaan sadarku

Aku melihat kamu

Seperti lampu taman yang dikerubungi laron

Langkahku tertarik mundur

Perlahan

Selangkah demi selangkah

Sampai pada jalan buntu bertembok yang dibalut kawat tajam

Terpaksa aku melangkah balik kedepan

Keterpaksaan yang agak menyenangkan

Juga agak mendebarkan

Aku masih melihat kamu

Kini seperti perpaduan aroma kopi, genjringan gitar serta obrolan ringan.

Lengkap dan nyaris sempurna

Lalu bagaimana kamu melihat aku?

Eh, apa mungkin kamu melihat aku ?

Aku, laron yang tidak mampu mendekati lampu taman itu.


Purbalingga, 4 Maret 2021

Continue reading "Seperti Lampu Taman yang Dikerubungi Laron"

"Mahasiswa"

Sumber gambar: itjen.kemdikbud.go.id


Mahasiswa

Ada kata maha didepan kata siswa

Orang-orang bilang merekalah agen perubahan bangsa

Darahnya, darah juang katanya

Berjuang untuk sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Tapi tak sedikit yang tutup mata

Tak peduli rakyat diluar sana

Mati kelaparan dan dirampas haknya

Yang penting aku bahagia, lulus dengan nilai sempurna

Terserah mau dibilang apa

Apatis atau apapun itu

        Tapi tenang

        Setidaknya masih banyak juga yang peduli

        Tiap malam menggelar diskusi, merundingkan sebuah aksi

        Membela rakyat yang tertindas, meneriakan suaranya dengan keras

        Orang-orang menyebut mereka aktivis

        Tapi aku ragu

        Aktivis atau hanya pragmatis ?

        Mencari keuntungan berkedok perjuangan

        Idealisme tai kucing

        Kau telan lalu hilang setelah kau kencing

Tak ada bedanya

Apatis ataupun aktivis pragmatis

Rakyat sama saja tak terbantu

Persoalan-persoalan terus menemui jalan buntu

Karena agen perubahan kita sudah menjadi abu

Tan malaka pernah berkata "Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda"

Namun kini, itu hanyalah dongeng belaka

Atau masih ingatkah dengan ucapan Bung Karno "Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia"

Tapi maaf bung, sepertinya itu sulit untuk era sekarang

Pemuda kita terlalu asik bersenang-senang hingga lupa berjuang

        Persetan

        Akupun mahasiswa, dan aku malu mengakuinya

        Jika ditanya apa jasaku untuk bangsa ?

        Jawabku sederhana, belum ada

        Dasar tak bergina


Yogyakarta, 15 April 2019 

Continue reading "Mahasiswa"

"Kopi Buruh"

Sumber gambar: idxchannel.com


 Kopi Buruh

Orang bilang, meski pahit kopi tetaplah nikmat

Karena hakikatnya kopi memang pahit

Tapi kopi kami adalah sebenar-benarnya rasa pahit

Tidak ada yang bisa dinikmati kecuali dengan memandang senyum yang terkasih

Kopi kami ditanam di tanah penuh penindasan

Dengan petaninya para kapitalis yang teramat matrealistis

Tidak ada ruang bagi kami bergerak, maupun kesempatan berteriak

Kopi kami diolah dengan peluh penuh perjuangan

Hanya sedikit waktu tersisa untuk yang tersayang, pun waktu untuk merebahkan badan

Kopi kami mengandung umpatan-umpatan dan keluahan seorang pecundang, juga doa penuh harap hamba Tuhan yang malang

Kopi kami disajikan dengan keterpaksaan dan kepasrahan

Tidak ada pilihan, tidak ada pula jalan bercabang

Tapi kopi kami sedikit beraroma syukur

Bersyukur nafas kami masih tersambung

Ya beginilah kopi kami, kopi buruh


Yogyakarta, 1 Mei 2019

Continue reading "Kopi Buruh"

Dongeng Minat Baca "Mari Membaca di Perpustakaan"

Sumber gambar: id.pngtree.com


Disebuh hutan yang rindang di ujung negeri terdapat sebuah kerajaan binatang. Kerajaan ini dipimpin oleh raja yang arif dan bijaksana, yaitu seekor singa, ia biasa disebut raja rimba.
Di lingkungan kerajaan tersebut terdapat sebuah perpustakaan yang luas dan memiliki banyak koleksi buku. Perpustakaan tersebut dijaga dan dirawat oleh sang beruang yang cerdas dan ramah.
Sutau hari datanglah si kelinci yang rajin ke perpustakaan.
“hay kelinci, apa yang ingin kau cari ?” sapa si beruang cerdas
“aku ingin mencari buku tentang cara menanam wortel, aku ingin membuat kebun wortel” jawab si kelinci
“waah sepertinya menyenangkan, ayo aku tunjukan dimana letak buku itu”
Kemudian si beruang dan si klinci berjalan untuk mengambil buku itu. Si kelinci memang gemar sekali membaca, hampir setiap hari ia datang ke perpustakaan. Berbeda dengan si tupay cerewet yang tidak pernah sama sekali ke perpustakaan, ia lebih senang menghabiskan waktunya untuk bermain dan tidur.
“hay kelinci, mau kemana kamu ?” sapa si tupay
“oh aku ingin pergi ke perpustakaan untuk membaca buku” jawab si kelinci
“buat apa kamu ke perpustakaan, ayo lebih baik bermain saja bersama ku” ajak si tupay
“maaf tapi aku ingin ke perpustakaan, mungkin lain waktu kita bisa bermain bersama”
Kemudian si kelinci pergi meninggalkan tupay untuk melanjutkan perjalannya ke perpustakaan. Di sana ia membaca banyak buku termasuk buku tentag ramuan-ramuan alami yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Hingga suatu hari terjadi sebuah kecelakaan di istana. putra semata wayang raja rimba atau pangeran tidak sengaja memakan jamur beracub hingga jatuh sakit. Kemudian raja rimba membuat sayembara barang siapa yang dapat menyembuhkan pangeran maka akan diberikan lahan seluas lima hektar.
Sayembara itupun sampai ketelinga si kelinci. Ia teringat akan buku yang ia baca di perpustakaan, kemudian ia bergegas pergi ke istana dan mengobati sang pangeran.
“wahai sang raja rimba, ijinkan aku untuk mencoba mengobati pangeran” seru si kelinci
“hay kelinci apakah kau yakin dapat menyembuhkan putraku?”
“aku pernah membaca buku tentang ramuan-ramuan yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit, ijinkan aku untuk mencobanya”
“baiklah kelinci aku ijinkan, aku serahkan semuanya kepadamu”
Akhirnya sang pengeranpun sembuh dan si kelinci dihadiahi lahan seluas lima hektar oleh raja rimba.
“kelinici, terimakasih atas pertolonganmu putraku dapat kembali sehat seperti sediakala, kini ku serahkan lahan seluas lima hektar di timur itu kepadamu”
“terimakasih kembali raja rimba atas hadiah lahan ini”
 Ia teringat lagi oleh buku yang ia baca yaitu tentang cara menanam wortel, kemudian ia berencana untuk menanami lahan tersebut dengan tanaman wortel.
Suatu siang si kelinci sedang asyik menyirami tanaman wortelnya datanglah si tupay
“hay kelinci, subur sekali kebunmu, bagaimana bisa kau melakuakn ini? Tanya si tupay
“hay tupay, tentu saja bisa, aku mendapatkaan semua pengetahuan ini dari buku yang aku baca” jawab si kelinci
“lalu apakah tentang ramuan itu kau mengetahuinya dari buku juga ?” taya si tupay kembali
“tentu saja, sekarang kamu sadar kan kalau manfaat membaca buku itu sangat banyak”
“iya kelinci sekarang aku tahu, maukah kau menemaniku pergi keperpustakaan besok sore ?”
“tentu saja”
Kemudian keesokan harinya ksi kelinci dan si tupay pergi bersama-sama ke perpustakaan untuk membaca buku. Sesampainya di perpustakaan kemudian si kelinci menceritakaan kepada si tupay apa-apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan di perpustakaan.
“kamu tahu apa saja yang tidak boleh kamu lakukan disini ?” tanya si kelinci pada si tupay
“tentu saja aku tidak boleh makan di sini, bukankah begitu ?” jawab si tupay sekenanya
“hahaha” si kelinci tertawa kelcil “sebenarnya boleh saja makan asal kamu bisa menjaga kebersihan dan tidak mengoori buku-buku disini”
“lalu apa yang tidak boleh ku lakukan” tanya si tupay penasaran
“di perpustakaan kita tidak boleh berbicara terlalu keras, karena takut mengganggu teman-teman yang sedang membaca di sini” terang si kelinci
“oh yayaya” si tupay mengangguk mengerti “lalu apa lagi ?”
“kita juga tidak boleh merusak buku-buku yang ada di sini, seperti mencoret, melipat, atau merobeknya”
Tiba-tiba datanglah sang beruang si pustakawan teladan
“wah kamu memang pandai kelinci” pujinya pada si kelinci
“terimakasih beruang”
“dank au tupay, sering-seringlah kau berkunjung ke sini dan membaca buku-buku yang ada di sini” ajak sang beruang
“baik beruang, mulai sekarang aku akan menjadi tupay yang rajin agar aku menjadi pandai”
Sejak saat itu si tupay menjadi rajin berkunjung ke perpustakaan. Ia dan si kelinci sering berdiskusi bersama tentang buku yang telah selesai mereka baca.
Tamat

Continue reading Dongeng Minat Baca "Mari Membaca di Perpustakaan"

Bertemu Orang-orang Baik di Bandung


Setiap mahasiswa semester tujuh (dan memenuhi syarat) di program studi yang saya ambil pasti dianjurkan atau sedikit diharuskan untuk mengambil mata kuliah Praktik Pengalaman Lapangan atau PPL. PPL ini berlangsung selama 2 bulan dengan bobot 4 sks dan harus berkelompok minimal 2 orang, maksimal 4 orang.
Saya dan dua orang temanku (Aulia dan Noviana) sepakat memutuskan untuk melaksanakan PPL di Bandung sekalian jalan-jalan hehe, dan kantor yang kami pilih adalah kantor Kementerian PU, Pusat Penelitian Jalan dan Jembatan atau yang biasanya lebih dikenal dengan Pusjatan. Berbeda dari yang ada di pikiran kami, kantor Pusjatan ternyata berlokasi hampir di ujung kota Bandung.
Banyak pengalaman-pengalaman menarik yang kami dapatkan di Bandung, tapi yang paling menarik untuku yaitu bertemu dengan orang-orang baik di Bandung.
Mulai dari ketemu bapak kos yang sedikit matrealistis tapi perhatian, iya namanya pak Aceng beliau memiliki rumah kos dengan 38 kamar. Sedikit matrealistis saya bilang, kita harus membayar 20rb untuk sewa galon 1 bulan dan kita harus tambah harga kos dari harga seharusnya karena kami bertiga. Namun diluar prasangka, beliau ternyata perhatian. Pernah kami bertiga pulang terlambat, kami pikir beliau tak akan peduli tapi ternyata beliau menghubungi kami dan menanyakan kapan kami pulang hehe, perhatian bukan.
Selain bapak kos, bu Tuti tetangga kos kami juga super duper pemurah. Jadi bu Tuti itu punya warung nasi nah kalau pas kami beli disitu pasti selalu di kasih bonus hehe mayan kan.
Ngga cuman orang-orang kos, orang-orang kantor juga super-super baik. Mereka semua wellcome sama kami, ada bu Anita, bu Risma, teh Herma, pak Uman, pak Iwan, kami sering ditraktir makan. Trus ada juga ibu-ibu di masjid yang kami ngga tau namanya hehe, owh ya ngga lupa juga pak satpam yang setiap pagi dan sore dengan senang hati dan senyum merekah membantu kami menyebrang hehe.
Nahhh ternyata si dedek novi punya teman di Bandung namanya Shinta, cantik. Shinta ini yang banyak ngenalin Bandung dan nemenin kami main-main di Bandung, orangnya ramah, rame, dan dia itu jago masak lho. Ngga cuman Shinta, bapak dan om nya pun juga baik, kita beberapa kali nginep di rumahnya.
Setelah sebulan kami di Bandung, tiap pagi sore ngapelin mamang angkot akhirnya kami memutuskan untuk pindah kos yang lebih dekat dengan kantor. Lagi dan lagi kami mendapat ibu kos yang super duper baik, kami manggilnya nenek. Jadi kami dapat bonus gratis kos selama satu minggu disitu hehe, kami dapat pinjam kasur, dispenser sama galon juga hiii, baik kan.
Di kos baru ini kami punya tetangga yang imut-imut, 3 kakak beradik Ahmad (5th), Baim (4th) dan Hanan (2th) mereka ini suka malu-malu kalau mau main, ngumpul di depan kamar sambil bisik-bisik hehe. Seru kali ya punya anak banyak nanti hii.
Terakhir, ini yang paling baik dari yang terbaik hehe. Yups, orang yang nyopet handphone saya di alun-alun, gara-gara dia saya jadi ganti handphone baru hehe.
Terimakasih untuk orang-orang baik yang saya temui, juga semua orang-orang baik di luar sana. Kadang kita tidak sadar kalau sekecil apapun perbuatan baik yang kita lsayakan akan sangat berarti bagi orang lain. 😍

Continue reading Bertemu Orang-orang Baik di Bandung

Agrowisata Lembah Asri Serang




Agrowisata Lembah Asri Serang atau yang biasa lebih dikenal dengan Rest Area Serang adalah sebuah objek wisata alam yang berlokasi di bawah kaki gunung Slamet, tepatnya di desa Serang, kecamatan Karangreja, kabupaten Pirbalingga. Berjarak sekitar 20km dari pusat kota Pirbalingga.
Karena berada dibawah kaki gunung, tentu saja Agrowisata Lembah Asri Serang ini memiliki udara yang sejuk, cocok sekali untuk refreshing dari padatnya aktifitas sehari-hari. Selain terdapat danau buatan yang menyejukan mata, disana juga terdapat beberapa spot foto yang menarik seperti taman bunga yang terhampar indah berwarna warni, dan lorong cinta atau jalan setapak yang juga tidak kalah keren untuk spot foto. Tidak hanya spot-spot foto yang keren, disan juga kalian bisa mencoba mengendarai ATV bike, berkuda, atau adu adrenalin dengan flying fox. Buat kalian yang hobi kulineran juga jangan khawatir, disana tersedia warung-warung makan yang menyuguhkan sajian khas purbalingga seperti sroto dan mendoan.

Continue reading Agrowisata Lembah Asri Serang

Curtural Event ICoASL (Internasional Converence of Asian Sepecial Libraries)





Curtural Event dilaksanakan pada hari kedua ICoASL yaitu pada hari Rabu, 10 Mei 2017. Acara diadakan mulai dari pagi hingga malam hari di halaman Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kami mahasiswa Ilmu Perpustakaan semester 4 diminta untuk ikut serta menjadi bagian dari acara tersebut,kami diberi tugas untuk mengisi pameran dolanan anak. total ada sembilan stand dolanan anak yang masing-masing diisi dengan minimal tiga permainan. Pengunjung terlihat antusias dan menikmati permainan yang kami pamerkan, bahkan ada beberapa pengunjung yang ikut mencoba permainan yang ada.
Pada malam harinya panitia menyediakan beberapa angkringan gratis, wedang ronde, ubi dan kacang rebus. Acara dimeriahkan juga dengan adanya panggung hiburan. dimulai dengan promosi stand kemudian dilanjutkan dengan menari poco-poco bersama. Yang tak kalah menarik adalah penampilan tari jaipong dan kreasi kuda lumping.
Yang paling menarik dari acara ini adalah bagian penutupannya, yaitu penampilan dari partisipan asal India menyanyikan beberapa lagu India yang terkenal di Indonesia. seluruh penonton pun ikut bergoyang bersama mengikuti alunan musik yang ada. 
Continue reading Curtural Event ICoASL (Internasional Converence of Asian Sepecial Libraries)

Keluarga BISINDO

Sumber gambar: ozip.com.au


Keluarga BISINDO adalah sebuah forum diskusi dan sharing seputar tuli berupa grup whatsapp. Grup ini beranggotakan teman-teman tuli dan teman-teman dengar yang peduli terhadap tuli. Grup ini dibuat oleh seorang ibu yang memiliki anak tuli bernama Iis Arum asal Magelang namun sekarang berdomisili di Yogyakarta. Tujuan dari dibuatnya grup ini ialah sebagai salah satu bentuk dukungan keluarga sebagai orang terdekat kepada sahabat-sahabat dan saudara-saudara tuli, serta untuk memperkenalkan BISINDO sebagai budaya tuli. Selain memiliki tujuan sebagaimana disebutka di atas, grup ini juga memiliki Visa dan Misi sebagai berikut:
VISI
Menciptakan keluarga yang inklusif, mewujudkan keluarga / masyarakat isyarat

MISI
-          Mengasah kemampuan berbahasa isyarat pada anggota keluarga
-          Mengembangkan bahasa isyarat mulai dari anggota keluarga
-          Perwujudan penerimaaan orangtua / anggota keluarga terhadap pilihan anak / sahabat untuk berbahasa isyarat

Adapun aturan-aturan grup yang perlu diperhatikan oleh anggota grup ialah sebagai berikut
1.       Sialahkan posting / upload kegiatan / video yang bersifat dukungan terhadap pilihan berbahsa isyarat.
2.       Dilarang posting bersifat SARA / propaganda / fitnah / provokatif.
3.       Silahkan enyebarkan informasi yang bersifat dukungan terhadap BISINDO dengan didahului bertabayyun.
4.       Iklan / meme dalam bentuk apapun tidak boleh diposting kecuali bersifat dukungan terhadap tuli.
5.       Jika ingin menggunakan nama komunitas untuk kepentingan sebuah acara mohon izin / pemberitahuan dahulu di grup ini.
NB: Moderator / admin berhak mengeluarkan anggota apabila tidak sesuai dengan rules
Diskusi rutin diadakan setiap hari Senin dan Kamis pukul 20.00-21.00 dengan pemateri orang-orang yang berkompeten dibidangnya, biasanya teman-tman tulilah yang menjadi pemateri. Topic bahasan diskusipun tidak jauh-jauh dari seputar tuli dan hal-hal yang berkaitan dengannya.

Adapun beberapa kendala yang kami hadapi ialah masalah pemahaman kita yang dengar terhadap bahasa teman-teman tuli  yang sedikit sulit kita pahami, tapi disini kita dibantu teman-teman dengar yang biasa berinteraksi dengan teman-teman tuli untuk menjelaskan apa yang di maksud teman-teman tuli.



Continue reading Keluarga BISINDO

LIMAPUSAKA (Lingkar Mahasiswa Purbalingga UIN Sunan Kalijaga)



Limapusaka (Lingkar Mahasiswa Purbalingga UIN Sunan Kalijaga) adalah sebuah organisasi mahasiswa daerah yang mana didalamnya beranggotakan mahasiswa-mahasiwi asal Purbalingga yang berkuliah di kampus UIN Suka. Tidak seperti organisasi pada umumnya yang terkesan formal, Limapusaka lebih menekankan kepada sifat kekeluargaan yang dibangun guna mengakrabkan anggotanya. Namun demikian Limapusaka tetap memiliki struktur kepengurusan resmi sebagai berikut
Struktur Kepengurusan Limapusaka
Presiden                      : Mohammad Farkhan
Wakil Presiden            : Panggayuh N W
Sekjen                         : 1. Isnaeni Sari
                                      2. Prihatin Novitasari
Menteri Keuangan      : 1. Wafirotul Afida
                                      2. Fatimah Nur Isnani
Menteri Kominfo        : 1. Sidqi Wildan Muhammad
                                      2. Adnan Adwitama
Menteri Pendidikan    : 1. Maulana Ikhsan Al Karim
  2. Ismiyati Atiningrum
  3. Isnan Indriati
  4. Atika Maulul Azmiasrori
  5. Dewi Puji Utami
  6. Anggi Candra Lestari
Menteri Agama           : 1. Salwa Gholda
  2. Dema Ayu M S
  3. Viki Amalia Pamungkas
  4. Alifia Mareta
Menteri Pemuda Dan Olahraga : 1. Dea Amelia Harits
     2. Sohibul Munji
     3. Wali Al Akbar
     4. Abiyasa Alda
     5. Veni Jumila Danin
Adapun kegiatan Limapusaka diantaranya ialah saat awal-awal semester ganjil kami akan membuka perekrutan anggota baru, biasaya kami mendirikan stand pendaftaran di parkamin terpadu fakultas Tarbiah. Kemudian setelah terkumpul semua anggota baru kami akan mengadaan makrab yang mana bertujuan untuk pengenalan sesama anggota. Memasuki liburan semester ganjil kami adakan sosialialisasi kampus UIN Suka ke SMA-SMA ataupun MA di kabupaten Purbalingga serta mengikuti acara Purbalingga Kampus Fair yang mana acara tersebut bertujuan untuk mengajak para pelajar Purbalingga untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi dan mensosialisasikan pentingnya kuliah. Awal semester genap biasanya kami adakan piknik bersama untuk lebih mengakrabkan sesama anggota. Kemudian dilanjutkan dengan mengadakan kegiatan seminar atau sarasehan. Dan rencananya memasuki masa liburan semester genap kami ingin mengadakan acara silaturahmi dan mini KKN di Purbalingga.
Selain kegiatan-kegiatan tersebut diatas, kami juga rutin mengadakan diskusi dan yasinan atau mengaji bersama tiap minggunya. Biasaya diadakan setiap hari Jum’at. Jadi jika minggu ini kami adakan diskusi maka minggu depan kami adakan yasinan. Untuk diskusi kami sering adakan di depan gedung Multipurpose UIN Suka, sedangkan untuk yasinan kami adakan di secretariat Limapusaka di Gowok (belakang toko buku SAB).
Kami anak-anak Purbalingga yang berkuliah di UIN Suka biasa menamai diri kami sebagia cucunya Jendral Soedirman yang sedang berguru kepada Kanjeng Kyai Sunan Kalijga agar kami lebih semangat dalam menuntut ilmu. Untuk lebih mempererat kekeluargaan kami juga memiliki jaron yang sering kami serukan yaitu “Kumpul, akur, bombong”.
Teman-teman di Limapusaka sudah seperti keluarga sendiri, ibaratnya seperti keluarga di perantauan. Apabila ada salah satu dari kami yang tertimpa musibah atau sedang dalam kesulitan kami pasti akan langsung membantu sebisa kami. Bergabung dengan Limapusaka secara tidak langsung juga turut serta menumbuhkan rasa cinta dan rasa memiliki terhadap daerh asal kami “Purbalingga”. Kami seperti di tuntut untuk bisa ikut serta menjadi bagian dari perubahan untuk Purbalingga yang lebih sejahtera. 

makrab 2016

camping di bukit kosakora 2017

camping di bukit kosakora 2017

sosialisasi SMA / MA se kab Purbalingga

piknik pantai sadranan 2015

makrab 2015

Purbalingga Campus Fair 2015

Purbalingga Campus Fait 2016

wisata sejarah ke makam raja-raja di Imogiri

seminar nasional


Continue reading LIMAPUSAKA (Lingkar Mahasiswa Purbalingga UIN Sunan Kalijaga)