"Kopi Buruh"

Sumber gambar: idxchannel.com


 Kopi Buruh

Orang bilang, meski pahit kopi tetaplah nikmat

Karena hakikatnya kopi memang pahit

Tapi kopi kami adalah sebenar-benarnya rasa pahit

Tidak ada yang bisa dinikmati kecuali dengan memandang senyum yang terkasih

Kopi kami ditanam di tanah penuh penindasan

Dengan petaninya para kapitalis yang teramat matrealistis

Tidak ada ruang bagi kami bergerak, maupun kesempatan berteriak

Kopi kami diolah dengan peluh penuh perjuangan

Hanya sedikit waktu tersisa untuk yang tersayang, pun waktu untuk merebahkan badan

Kopi kami mengandung umpatan-umpatan dan keluahan seorang pecundang, juga doa penuh harap hamba Tuhan yang malang

Kopi kami disajikan dengan keterpaksaan dan kepasrahan

Tidak ada pilihan, tidak ada pula jalan bercabang

Tapi kopi kami sedikit beraroma syukur

Bersyukur nafas kami masih tersambung

Ya beginilah kopi kami, kopi buruh


Yogyakarta, 1 Mei 2019

Continue reading "Kopi Buruh"

Dongeng Minat Baca "Mari Membaca di Perpustakaan"

Sumber gambar: id.pngtree.com


Disebuh hutan yang rindang di ujung negeri terdapat sebuah kerajaan binatang. Kerajaan ini dipimpin oleh raja yang arif dan bijaksana, yaitu seekor singa, ia biasa disebut raja rimba.
Di lingkungan kerajaan tersebut terdapat sebuah perpustakaan yang luas dan memiliki banyak koleksi buku. Perpustakaan tersebut dijaga dan dirawat oleh sang beruang yang cerdas dan ramah.
Sutau hari datanglah si kelinci yang rajin ke perpustakaan.
“hay kelinci, apa yang ingin kau cari ?” sapa si beruang cerdas
“aku ingin mencari buku tentang cara menanam wortel, aku ingin membuat kebun wortel” jawab si kelinci
“waah sepertinya menyenangkan, ayo aku tunjukan dimana letak buku itu”
Kemudian si beruang dan si klinci berjalan untuk mengambil buku itu. Si kelinci memang gemar sekali membaca, hampir setiap hari ia datang ke perpustakaan. Berbeda dengan si tupay cerewet yang tidak pernah sama sekali ke perpustakaan, ia lebih senang menghabiskan waktunya untuk bermain dan tidur.
“hay kelinci, mau kemana kamu ?” sapa si tupay
“oh aku ingin pergi ke perpustakaan untuk membaca buku” jawab si kelinci
“buat apa kamu ke perpustakaan, ayo lebih baik bermain saja bersama ku” ajak si tupay
“maaf tapi aku ingin ke perpustakaan, mungkin lain waktu kita bisa bermain bersama”
Kemudian si kelinci pergi meninggalkan tupay untuk melanjutkan perjalannya ke perpustakaan. Di sana ia membaca banyak buku termasuk buku tentag ramuan-ramuan alami yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Hingga suatu hari terjadi sebuah kecelakaan di istana. putra semata wayang raja rimba atau pangeran tidak sengaja memakan jamur beracub hingga jatuh sakit. Kemudian raja rimba membuat sayembara barang siapa yang dapat menyembuhkan pangeran maka akan diberikan lahan seluas lima hektar.
Sayembara itupun sampai ketelinga si kelinci. Ia teringat akan buku yang ia baca di perpustakaan, kemudian ia bergegas pergi ke istana dan mengobati sang pangeran.
“wahai sang raja rimba, ijinkan aku untuk mencoba mengobati pangeran” seru si kelinci
“hay kelinci apakah kau yakin dapat menyembuhkan putraku?”
“aku pernah membaca buku tentang ramuan-ramuan yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit, ijinkan aku untuk mencobanya”
“baiklah kelinci aku ijinkan, aku serahkan semuanya kepadamu”
Akhirnya sang pengeranpun sembuh dan si kelinci dihadiahi lahan seluas lima hektar oleh raja rimba.
“kelinici, terimakasih atas pertolonganmu putraku dapat kembali sehat seperti sediakala, kini ku serahkan lahan seluas lima hektar di timur itu kepadamu”
“terimakasih kembali raja rimba atas hadiah lahan ini”
 Ia teringat lagi oleh buku yang ia baca yaitu tentang cara menanam wortel, kemudian ia berencana untuk menanami lahan tersebut dengan tanaman wortel.
Suatu siang si kelinci sedang asyik menyirami tanaman wortelnya datanglah si tupay
“hay kelinci, subur sekali kebunmu, bagaimana bisa kau melakuakn ini? Tanya si tupay
“hay tupay, tentu saja bisa, aku mendapatkaan semua pengetahuan ini dari buku yang aku baca” jawab si kelinci
“lalu apakah tentang ramuan itu kau mengetahuinya dari buku juga ?” taya si tupay kembali
“tentu saja, sekarang kamu sadar kan kalau manfaat membaca buku itu sangat banyak”
“iya kelinci sekarang aku tahu, maukah kau menemaniku pergi keperpustakaan besok sore ?”
“tentu saja”
Kemudian keesokan harinya ksi kelinci dan si tupay pergi bersama-sama ke perpustakaan untuk membaca buku. Sesampainya di perpustakaan kemudian si kelinci menceritakaan kepada si tupay apa-apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan di perpustakaan.
“kamu tahu apa saja yang tidak boleh kamu lakukan disini ?” tanya si kelinci pada si tupay
“tentu saja aku tidak boleh makan di sini, bukankah begitu ?” jawab si tupay sekenanya
“hahaha” si kelinci tertawa kelcil “sebenarnya boleh saja makan asal kamu bisa menjaga kebersihan dan tidak mengoori buku-buku disini”
“lalu apa yang tidak boleh ku lakukan” tanya si tupay penasaran
“di perpustakaan kita tidak boleh berbicara terlalu keras, karena takut mengganggu teman-teman yang sedang membaca di sini” terang si kelinci
“oh yayaya” si tupay mengangguk mengerti “lalu apa lagi ?”
“kita juga tidak boleh merusak buku-buku yang ada di sini, seperti mencoret, melipat, atau merobeknya”
Tiba-tiba datanglah sang beruang si pustakawan teladan
“wah kamu memang pandai kelinci” pujinya pada si kelinci
“terimakasih beruang”
“dank au tupay, sering-seringlah kau berkunjung ke sini dan membaca buku-buku yang ada di sini” ajak sang beruang
“baik beruang, mulai sekarang aku akan menjadi tupay yang rajin agar aku menjadi pandai”
Sejak saat itu si tupay menjadi rajin berkunjung ke perpustakaan. Ia dan si kelinci sering berdiskusi bersama tentang buku yang telah selesai mereka baca.
Tamat

Continue reading Dongeng Minat Baca "Mari Membaca di Perpustakaan"

Bertemu Orang-orang Baik di Bandung


Setiap mahasiswa semester tujuh (dan memenuhi syarat) di program studi yang saya ambil pasti dianjurkan atau sedikit diharuskan untuk mengambil mata kuliah Praktik Pengalaman Lapangan atau PPL. PPL ini berlangsung selama 2 bulan dengan bobot 4 sks dan harus berkelompok minimal 2 orang, maksimal 4 orang.
Saya dan dua orang temanku (Aulia dan Noviana) sepakat memutuskan untuk melaksanakan PPL di Bandung sekalian jalan-jalan hehe, dan kantor yang kami pilih adalah kantor Kementerian PU, Pusat Penelitian Jalan dan Jembatan atau yang biasanya lebih dikenal dengan Pusjatan. Berbeda dari yang ada di pikiran kami, kantor Pusjatan ternyata berlokasi hampir di ujung kota Bandung.
Banyak pengalaman-pengalaman menarik yang kami dapatkan di Bandung, tapi yang paling menarik untuku yaitu bertemu dengan orang-orang baik di Bandung.
Mulai dari ketemu bapak kos yang sedikit matrealistis tapi perhatian, iya namanya pak Aceng beliau memiliki rumah kos dengan 38 kamar. Sedikit matrealistis saya bilang, kita harus membayar 20rb untuk sewa galon 1 bulan dan kita harus tambah harga kos dari harga seharusnya karena kami bertiga. Namun diluar prasangka, beliau ternyata perhatian. Pernah kami bertiga pulang terlambat, kami pikir beliau tak akan peduli tapi ternyata beliau menghubungi kami dan menanyakan kapan kami pulang hehe, perhatian bukan.
Selain bapak kos, bu Tuti tetangga kos kami juga super duper pemurah. Jadi bu Tuti itu punya warung nasi nah kalau pas kami beli disitu pasti selalu di kasih bonus hehe mayan kan.
Ngga cuman orang-orang kos, orang-orang kantor juga super-super baik. Mereka semua wellcome sama kami, ada bu Anita, bu Risma, teh Herma, pak Uman, pak Iwan, kami sering ditraktir makan. Trus ada juga ibu-ibu di masjid yang kami ngga tau namanya hehe, owh ya ngga lupa juga pak satpam yang setiap pagi dan sore dengan senang hati dan senyum merekah membantu kami menyebrang hehe.
Nahhh ternyata si dedek novi punya teman di Bandung namanya Shinta, cantik. Shinta ini yang banyak ngenalin Bandung dan nemenin kami main-main di Bandung, orangnya ramah, rame, dan dia itu jago masak lho. Ngga cuman Shinta, bapak dan om nya pun juga baik, kita beberapa kali nginep di rumahnya.
Setelah sebulan kami di Bandung, tiap pagi sore ngapelin mamang angkot akhirnya kami memutuskan untuk pindah kos yang lebih dekat dengan kantor. Lagi dan lagi kami mendapat ibu kos yang super duper baik, kami manggilnya nenek. Jadi kami dapat bonus gratis kos selama satu minggu disitu hehe, kami dapat pinjam kasur, dispenser sama galon juga hiii, baik kan.
Di kos baru ini kami punya tetangga yang imut-imut, 3 kakak beradik Ahmad (5th), Baim (4th) dan Hanan (2th) mereka ini suka malu-malu kalau mau main, ngumpul di depan kamar sambil bisik-bisik hehe. Seru kali ya punya anak banyak nanti hii.
Terakhir, ini yang paling baik dari yang terbaik hehe. Yups, orang yang nyopet handphone saya di alun-alun, gara-gara dia saya jadi ganti handphone baru hehe.
Terimakasih untuk orang-orang baik yang saya temui, juga semua orang-orang baik di luar sana. Kadang kita tidak sadar kalau sekecil apapun perbuatan baik yang kita lsayakan akan sangat berarti bagi orang lain. 😍

Continue reading Bertemu Orang-orang Baik di Bandung

Agrowisata Lembah Asri Serang




Agrowisata Lembah Asri Serang atau yang biasa lebih dikenal dengan Rest Area Serang adalah sebuah objek wisata alam yang berlokasi di bawah kaki gunung Slamet, tepatnya di desa Serang, kecamatan Karangreja, kabupaten Pirbalingga. Berjarak sekitar 20km dari pusat kota Pirbalingga.
Karena berada dibawah kaki gunung, tentu saja Agrowisata Lembah Asri Serang ini memiliki udara yang sejuk, cocok sekali untuk refreshing dari padatnya aktifitas sehari-hari. Selain terdapat danau buatan yang menyejukan mata, disana juga terdapat beberapa spot foto yang menarik seperti taman bunga yang terhampar indah berwarna warni, dan lorong cinta atau jalan setapak yang juga tidak kalah keren untuk spot foto. Tidak hanya spot-spot foto yang keren, disan juga kalian bisa mencoba mengendarai ATV bike, berkuda, atau adu adrenalin dengan flying fox. Buat kalian yang hobi kulineran juga jangan khawatir, disana tersedia warung-warung makan yang menyuguhkan sajian khas purbalingga seperti sroto dan mendoan.

Continue reading Agrowisata Lembah Asri Serang

Curtural Event ICoASL (Internasional Converence of Asian Sepecial Libraries)





Curtural Event dilaksanakan pada hari kedua ICoASL yaitu pada hari Rabu, 10 Mei 2017. Acara diadakan mulai dari pagi hingga malam hari di halaman Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kami mahasiswa Ilmu Perpustakaan semester 4 diminta untuk ikut serta menjadi bagian dari acara tersebut,kami diberi tugas untuk mengisi pameran dolanan anak. total ada sembilan stand dolanan anak yang masing-masing diisi dengan minimal tiga permainan. Pengunjung terlihat antusias dan menikmati permainan yang kami pamerkan, bahkan ada beberapa pengunjung yang ikut mencoba permainan yang ada.
Pada malam harinya panitia menyediakan beberapa angkringan gratis, wedang ronde, ubi dan kacang rebus. Acara dimeriahkan juga dengan adanya panggung hiburan. dimulai dengan promosi stand kemudian dilanjutkan dengan menari poco-poco bersama. Yang tak kalah menarik adalah penampilan tari jaipong dan kreasi kuda lumping.
Yang paling menarik dari acara ini adalah bagian penutupannya, yaitu penampilan dari partisipan asal India menyanyikan beberapa lagu India yang terkenal di Indonesia. seluruh penonton pun ikut bergoyang bersama mengikuti alunan musik yang ada. 
Continue reading Curtural Event ICoASL (Internasional Converence of Asian Sepecial Libraries)